Selasa, 23 Juni 2015

RAMADAN TAHUN INI

Ramadan tahun 2015  ini berasa berbeda dengan Ramadan tahun-tahun sebelumnya karena saya harus dipindahkan ke lokasi yang baru, teman baru dan lingkungan baru. Nama saya Rudi, umur saya 26 tahun, lokasi saya di demak jawa tengah. Saya adalah anak perantauan dari kota kecil dan terpencil di jepara tepatnya di desa pendem kec. Kembang kab. Jepara mungkin tidak banyak orang yang tau tempat kelahiran saya itu, karena desa itu sangat terpencil dan jauh dari perkotaan.

Ramadan tahun ini saya mempunyai tempat kerja baru dan Rumah baru saya karena saya harus bekerja dan beristirahat untuk melepas lelah setelah kerja seharian ditempat itu juga, mungkin sebagian orang melihatnya sangat boring dan jenuh jika berkerja dan beristirahat di te2mpat yang sama, emang iya, tapi karena sudah tuntutan kerja mau gimana lagi, mau pindah kerja juga belum tentu dapat, sudah lagi cari kerja sekarang, makanya saya anggap aja tempat kerja baru saya ini sebagai Rumah saya sendiri.

Ditempat kerja saya ini saya cuma mempunyai satu teman aja itu pun dia kerja disini sebagai tukang bersih-bersih saja, makanya tidak banyak yang dia kerjakan disini, pagi sore bersih-bersih lainnya ditidur, nonton TV, kadang juga di panggil bosnya buat bersih-bersih Rumah dan nyuci mobil. Jadi saya lebih banyak sendiri disini, tiap hari waktu saya habiskan hanya untuk nonton TV, main facebook dan smsan sama tunangan yang ada di desa.

Kerja saya disini sebagai tukang gambar, sama jalanin mesin CNC kecil untuk pembuatan cetakan gantungan kunci karet, semua job nanti bos saya yang nelfon, nanti saya yang ngerjain, karena tempat kerja baru ku saya ditempat yang sangat terpencil, untuk sekedar cari makan untuk berbuka dan sahur saya harus menempuh beberapa kilo untuk bisa membeli lauknya, untuk ke masjid pun sama, tempatnya sangat jauh, makanya jarang sekali saya ke majid untuk solat tarawih, tapi biasanya saya tarawih di Rumah sendiri.

Disini saya serba sendiri, mulai berbuka puasa, solat tarawih dan sahur saya lakukan sendiri, kadang saya boring dengan aktivitas saya yang monoton tapi saya harus sabar pasti ada hikmah dibalik saya kerja disini. Rumah atau tempat kerja saya disini berukuran kurang lebih 9 X 9 meter bersegi, didalamnya ada satu ruangan tapi ruangan tersebut hanya untuk bos saya jika beliau datang kesini, saya hanya diberi satu lembar kasur busa ukuran 50 x 120cm untuk bersitirahat disini dan tempat itulah ruangan kerja saya dan tempat istirahat saya jika badan ini mulai lelah berkerja seharian.

Karena sudah saya anggap menjadi Rumah sendiri, apapun yang saya lakukan disini seperti saya lakukan di Rumah, contohnya saat sahur saya bangun dengan memakai sarung, kemudian abis sahur saya solat tahajud, kemudian nonton tv sebentar sambil nunggu waktu subuh, setelah waktu subuh tiba saya solat dan kemudian melanjutkan tidur sampai pagi. Setelah bangun tidur saya langsung mandi kemudian pake sarung lagi untuk berkerja atau kadang-kadang juga saya pake celana pendek untuk bekerja, karena disini tidak ada aturan formal dalam bekerja, ya iyalah wong yang bekerja disini saya sendiri.

Hari demi hari saya lalui disini kadang-kadang membosankan, tapi mau gimana lagi, inilah pekerjaan saya sekarang ini, saya harus semangat dalam bekerja, dibulan Ramadan yang penuh berkah ini saya selalu memberi semangat kepada diri sendiri untuk selalu bersyukur dan tidak mengeluh dengan apa yang saya alami saat ini, saya percaya suatu hari nanti saya akan mendapatkan kerja yang lebih baik, biarkan ini saya jadikan pengalaman indah dalam hidup saya, bekerja di pabrik yang sangat luas tapi yang berkerja disini cuma saya sendiri.

Yang paling unik selama bekerja disini yang sudah menjadi Rumah saya saat ini adalah saya tidak pernah meninggalkan ruangan tidur saya yaitu di pojok ruangan dihimpin lemari kecil dan TV kecil 14 in untuk menghibur saya saat saya lagi sepi sendiri, dan 2 notebook untuk bekerja, 24 jam saya tidak meninggalkan tempat tidur ini, kerja yang main games di internet, nonton TV, ngerjain job harian, disini semua, sampai-sampai kasur busa saya cekung gara-gara sering saya tempatin buat duduk tiap hari. Untuk nya disini ada wifi gratis yang disediakan dari kantor untuk kirim email dan dan download gambar jika bos minta desain baru, dengan adanya hotspot disini, saya tidak kesulitan dalam mencari informasi, baik informasi saat berbuka puasa, jadwal solat 5 waktu dan waktu sahur, teman satu-satunya saya disini adalah internet yang bisa mengobati semua kesendirian ku disini selama bulan suci Ramadan tahun ini.

Saat saya sangat kesepian saya duduk sendiri di teras Rumah ku ini memandang langit dan burung sawah yang sedang beterbangan kesana kemari, kadang saya sangat kangen dengan keluarga yang ada di kampung halaman tapi apa daya uang tidak ada, saya harus mengubur mimpi ku untuk pulang kampung, saat seperti itu saya hanya bisa melihat foto keluarga aku, untuk sekedat mengobati rindu yang ada dalam hati, saat puasa Ramadan petama kali, pingin banget saya pulang, untuk bisa berbuka puasa bersama keluarga tapi apa daya belum ada uang untuk pergi kesana, hanya sms yang bisa menyampaikan rindu ku ini ke keluarga ku di desa untuk sekedar mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ibu dan bapak, semoga ibadahnya selalu diberi kelancaran. Aamiin.

Inilah kisah hidupku saat Ramadan tahun ini, semoga saya bisa selalu bersyukur dengan keadaanku dan kondisi kerja ku saat ini, karena buat saya hidup adalah takdir yang sudah ditentukan oleh Tuhan yang maha kuasa, saya sebagai hambanya saya hanya bisa menjalaninya dengan sabar dan iklas, semoga kita selalu diberi petunjuk olehNya untuk menghadapi berbagai ujian dalam kehidupan ini. Aamiin.